E-Silo terbaru

“Dana satu milyar dolar dikucurkan untuk mewujudkan proyek REDD+ di Indonesia. Tak jauh beda dengan konservasi, prinsipnya hutan tak boleh ditebang" baca selengkapnyanya di ESILO Edisi 44/2011
 
BERANDA
Pemkot Diminta Bertanggungjawab
PALU, MERCUSUAR – Pemerintah kota Palu harus bertanggungjawab terhadap dampak yang ditimbulkan dari pertambangan skala kecil di kelurahan Poboya. Pasalnya, selama ini Pemkot dinilai lalai dengan melakukan pembiaran terhadap semrawutnya aktifitas pertambangan emas diwilayah tersebut.
 
Masyarakat Pakuli dan Simoro Inginkan Revisi TNLL
Masyarakat di Desa Pakuli dan Desa Simoro Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi, menginginkan luasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) ditinjau kembali. Permintaan itu disampaikan oleh masyarakat yang hadir dalam diskusi kampung, yang dilaksanakan oleh Yayasan Merah Putih (YMP) dan REMAPPALA, pada tanggal 16 November 2012 di Desa Pakuli, serta tanggal 21 November 2012 di Desa Simoro. Kegiatan yang dilaksanakan oleh YMP dan REMAPPALA sekaitan dengan aktifitas pemantauan hutan, REDD+ dan perubahan iklim di wilayah Sulawesi Tengah.
 
Stop Obral SDA ke Pihak Asing
Rencana pemerintah pusat menawarkan ruang investasi kepada pemerintah Norwegia dengan melego MP3EI, harus ditolak masyarakat Indonesia, khususnya di Sulteng. Demikian rilis Yayasan Merah Putih Palu.Kemungkinan itu akan besar, setelah kedatangan putra mahkota kerajaan Norwegia ke Jakarta, Minggu (25/11) lalu ungkap koordinator Advokasi dan pengembangan jaringan YMPP, Azmi Sirajuddin.
 
Polres Amankan Enam Terduga Pelaku Pengrusakan Kebun Sawit Milik PT SC
Banggai – Polres Kabupaten Banggai, tidak dapat mentelorir para pelaku pengrusakan kebun sawit milik PT Sawindo Cemerlang (SC). Akibatnya, enam warga Desa Sukamaju I, Kecamatan Batui, yang diduga sebagai pelaku menjalani proses hukum, karena tindakannya yang di nilai telah menyalahi ketentuan yang berlaku.
 
Sepak Terjang Rantai Bisnis Sawit Perusahaan Penerima “The Norwegian GPFP”

(Kasus Sulawesi Tengah - Indonesia)

By: Nasution Camang

Biro Pusat Statistik (BPS) merilis data 2009, bahwa volume ekspor minyak sawit (Palm Oil) Indonesia mencapai 21 juta ton. Nilainya berkisar 1,6 juta Dolar AS. Hingga  tahun 2011, volume produksi sudah mencapai 23 juta ton. Fakta ini mewajarkan Indonesia bersama Malaysia sebagai produsen kunci minyak sawit dunia. Sekitar 80 % minyak sawit dunia,hasil dua negeri ini.Malah tahun 2015, Indonesia menargetkan produksi minyak sawitnyasekitar 63 juta ton. 

 
<< Awal < Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 Berikut > Akhir >>

Hasil 15 - 21 dari 55