|
Rencana penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 3% di sektor kehutanan dari rata-rata nasional seperti yang dijanjikan oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, mustahil diwujudkan. Karena, komitmen politik yang diungkapkan di COP 17 di Durban, Afrika Selatan, setahun yang lalu, hingga hari ini tidak dibarengi dengan konsistensi perbaikan tata kelola hutan.
|
|
|
Point Rekonstruksi Kesepakatan Konservasi Masyarakat Lembah Pekurehua
Di Desa Kaduwaa, Lore Utara Kabupaten Poso 30 Mei 2012
1) Rutinitas pergantian pucuk pimpinan pada Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu seringkali diikuti oleh perubahan kebijakan pada level pimpinan BBTNLL dalam kaitannya dengan KKM. Terkadang kebijakan Kepala Balai yang terdahulu belum sempat diimplementasikan di lapangan ketika terjadi pergantian kepada Kepala Balai yang baru. Persoalan ini, akhirnya berdampak pada kebingungan di level masyarakat terutama para pengurus LKD di level desa dan FWP di level kecamatan serta TKPDP di level kabupaten.
|
|
Rencana pertambangan nikel di Desa Podi Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una akan menimbulkan bencana lumpur Lapindo kedua. Mengingat wilayah Desa Podi di Kecamatan Tojo adalah kawasan rawan bencana, berdasarkan penetapan dokumen rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Tojo Una-Una untuk 2008-2028, oleh BAPPEDA Tojo Una-Una.
|
|
|
18 Oktober 2010
Pada tanggal 11 Oktober 2010, Pokja Advokasi dan Pemantauan REDD Sulawesi Tengah, menggelar diskusi kritis terkait skema implementasi projek UN-REDD di Sulawesi Tengah, yang dihadiri oleh; Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Sulteng, Sistem Hutan Kerakyatan Sulteng, Yayasan Merah Putih, Solidaritas Perempuan Palu, Pokja Advokasi dan Pantau REDD Sulteng, Yayasan Tanah Merdeka, Jatam Sulteng dan Yayasan Pendidikan Rakyat.
Harapan yang ingin dicapai dari diskusi ini adalah merumuskan input-input kritis dari organisasi masyarakat sipil dan organisasi masyarakat adat sebagai opsi yang akan dibawa pada kegiatan workshop yang di fasiliatasi oleh UN-REDD pada tanggal 13 Oktober 2010 di Aula Swiss Belt Hotel.
|
|
Apresiasi Sekolah Lipu dari Austria
Keberadaan Sekolah Lipu Tau Taa Wana, ternyata mendapat apresiasi tinggi dari pegiat sosial di Austria. Terbukti, gambar hasil karya dari murid-murid Sekolah Lipu dipamerkan dalam Children Art Exhibition. Pameran tersebut merupakan rangkaian kegiatan Austria Library Week (Minggu Perpustakaan Austria) yang diselenggarakan 18 – 25 Oktober 2009 di Upper Austria.
|
|
|
|
<< Awal < Sebelum 1 2 3 4 Berikut > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 29 |