|
Oleh : Sarvianus Mimi Sebelum saya menuliskan lebih lanjut mengenai ekonomi kerakyatan, terlebih dahulu saya ingin mengajak pembaca untuk melihat kembali pemahaman mengenai kata ekonomi itu sendiri. Pengalaman dari berbagai diskusi yang pernah kami lakukan di tingkat masyarakat, disimpulkan bahwa kata “ekonomi” bagi masyarakat awam dipahami sebagai kebutuhan hidup manusia meliputi, sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Kebutuhan hidup inilah yang harus dipenuhi oleh setiap orang, agar dia bisa mempertahankan hidupnya. Cara memenuhi kebutuhan hidup oleh setiap orang ini, setidaknya ada dua yakni pertama secara individu atau perorangan, cara ini biasanya lebih mengarah kepada kepemilikan privat dimana terjadi kecenderungan adanya upaya penumpukan dan penguasaan modal atau sumber daya untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu yang sebesar-besarnya. |