E-Silo terbaru

“Selain merusak lingkungan hidup, jika tak diatur dengan baik, kapitalis bisa muncul di tengah tambang rakyat. Yang menjadi penguasa bukan warga lokal, tapi pemilik modal yang paling besar.” selengkapnya di ESILO Edisi 39/2010
 
BERANDA arrow kipping arrow Pengelolaan SDA arrow 10 Milyar Untuk Pemberdayaan Rotan
10 Milyar Untuk Pemberdayaan Rotan PDF Print E-mail
Suara Sulteng (24/8)
Palu-Visi Kota Palu sebagai daerah industry rotan nasional mulai digerakan dengan pemberdayaan kualitas petani serta sarana-sarana penunjang khususnya di daerah sentra-sentra produksi rotan seperti di Kabupaten Parigi dan Donggala. Pemerintah Pusat melalui Menteri Perindustrian dan Perdagangan telah menyalurkan bantuan ke Pemerintah Kota Palu sebesar 10 Milyar. Selain itu, guna peningkatan plasma atau pengrajin rotan, Disperindagkop telah mendirikan unit pelaksana tekhnis rotan (UPTD), dan menjadikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 5 sebagai basis pendidikan rotan. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Industri Disperindagkop kota Palu Fathi Zubaidi kepada Suara Sulteng diruang kerjanya (23/8).

Menurutnya bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan dua buah pabrik rotan dan perlengkapan mesin pembuat rotan. Sejauh ini kata Fathi, rotan yang diekspor ke Cina dan Vietnam itu masih dalam bentuk setengah jadi sehingga nilai ekspor rotan kota Palu masih rendah dibandingkan dengan kota lain seperti Cirebon yang merupakan daerah penyuplai komponen rotan. “Pemerintah berupaya agar rotan yang diekspor bukan setengah jadi melainkan dalam bentuk meubel atau furniture rotan sehingga daya jual dipasaran semakin tinggi”, tuturnya.


Fathi juga mengakui persaingan market di pasaran luar negeri lebih memilih bahan jadi yang siap pakai dibandingkan yang setengah jadi, hal itu juga sebagai upaya memperkenalkan produksi rotan agar lebih diminati dipasaran luar negeri. Fathi berharap rotan yang merupakan komoditi unggulan kota Palu dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan kota dan devisa Negara.


Related Items:

 
< Sebelum   Berikut >