E-Silo terbaru

“Selain merusak lingkungan hidup, jika tak diatur dengan baik, kapitalis bisa muncul di tengah tambang rakyat. Yang menjadi penguasa bukan warga lokal, tapi pemilik modal yang paling besar.” selengkapnya di ESILO Edisi 39/2010
 
BERANDA arrow BERITA arrow Serikat Tani Donggala Gelar Konferensi
Serikat Tani Donggala Gelar Konferensi PDF Print E-mail
Suara Sulteng (11/9)
Donggala- Melihat keresahan masyarakat tani akan banyaknya masalah yang melanda perkebunan dan persawahan mereka, menjadikan sekelompok petani, yang tergabung dalam organisasi tani Serikat Tani Donggala (STD), mengadakan konferensi II Ranting STD yang digelar di Desa Sibado, hari ini Selasa (11/09) pukul 08.00 Wita, bertempat di  Gedung CRD Pasar Desa Sibado, Kecamatan Sirenja.

Menurut Ketua Panitia Konferensi, Irwan, sejak dulu hingga kini masalah kaum tani  semakin merambah masalah dari sekian banyak masalah yang terjadi di Indonesia khususnya di Kabupaten Donggala. “Inilah katanya yang mengharuskan para petani untuk mengadakan kegiatan tersebut, “ kata Irwan. Masalah yang kian tidak surut, walau secara fenomenal nampak adanya kemajuan, namun kalau kita lihat secara hati-hati dan mendasar terasa adanya masalah yang kronis dan kompleks untuk diselesaikan baik itu masalah agrarian, pangan maupun dalam pemenuhan hak-hak dasar lainnya.


Di Desa Sibado sendiri, persoalan seperti minimnya penguasaan tanah oleh petani, minimnya ketersediaan air bagi lahan pertanian, tercekiknya nasib petani oleh para tengkulak, ditambah lagi persoalan tanah adat dan tanah masyarakat yang dijadikan proyek transmigrasi adalah beberapa persoalan yang mencuat dan membuat resah masyarakat tani. Persoalan ini juga tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Sibado saja, tetapi desa lain pun merasakan hal yang sama.


Related Items: