|
Mercusuar
15/8/08
Donggala, Rencana pembangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Gumbasa, yang saat ini telah memasuki penyusunan Analis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), tinggal menunggu izin dari menteri kehutanan (Menhut) karena aliran Sungai Gumbasa sebagian masuk dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).
Kepala Dinas Pertambangan Dan Energi (Distamben) Kabupaten Donggala, Hasan Latjimta, SE.MM ditemui di Kantor Bupatti Donggala, Kamis, (14/8), mengatakan bahwa perlunya izin penggunaan lahan TNLL karena daerah itu adalah kawasan khusus yang tidak sembarang digunakan untuk kegiatan pembangunan apapun tanpa terlebih dahulu meminta persetujuan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Menhut. “Pembangunan PLTA Gumbasa tinggal menunggu izin dari Menhut, MS. Ka’ban,” ujar Hasan.
PLTA Gumbasa yang diperkirakan memiliki kapasitas 45 MW itu lanjut Hasan, memang memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi krisis listrik yang tengah terjadi di kota Palu dan Kabupaten Donggala. Namun pembangunan PLTA Gumbasa yang rencananya dimulai pada tahun 2009 nanti, menggunakan sebagian kawasan TNLL seluas kurang lebih 7.000 meter kali 600 meter atau sekitar 0,20 persen dari kawasan TNLL untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas PLTA. Itu pun kata Hasan, tidak akan menggangu lahan TNL karena yang sebenarnya dibangun berupa terowongan di bawah tanah. Sehingga tidak menggangu hutan diatasnya. “Pihak Gumbasa Energi sudah merancang sedemikian rupa agar kawasan TNLL tidak terganggu dengan dibangunnya PLTA Gumbasa,”terangnya.
Perlunya pembangunan PLTA Gumbasa itu, katanya lagi, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena seperti yang kita ketahui, bahwa krisis energi listrik sudah sangat memprihatinkan akhir-akhir ini. Khususnya untuk daerah Palu dan sekitarnya. Pemadaman bergilir sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Sementara potensi alam yang begitu besar dimiliki daerah ini, seperti sumber daya air yang melimpah, sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi energi listrik dengan ramah lingkungan. “Dengan adanya PLTA Gumbasa ini, tentu diharapkan krisis listrik tidak akan terjadi lagi,” tukasnya.
Related Items:
|