E-Silo terbaru

“Selain merusak lingkungan hidup, jika tak diatur dengan baik, kapitalis bisa muncul di tengah tambang rakyat. Yang menjadi penguasa bukan warga lokal, tapi pemilik modal yang paling besar.” selengkapnya di ESILO Edisi 39/2010
 
BERANDA arrow BERITA arrow Sekolah Lipu Tak Miliki Fasilitas
Sekolah Lipu Tak Miliki Fasilitas PDF Print E-mail
Mercusuar 16 April 2009
Touna, Aktivis Yayasan Merah Putih (YMP) Badri Djawara mengatakan, Sekolah Lipu atau sekolah pedalaman yang terletak di pedalaman Tojo Unauna tidak memiliki fasilitas pendidikan layaknya lembaga pendidikan pada umumnya.selain itu, metode pembelajarannya juga terbatas. Sekolah lipu hanyalah sebagai proses belajar masyarakat untuk berpengetahuan. " Masyarakat awalnya tidak tahu menghitung, membaca serta mengenal timbangan. ini salah satu faktor yang mendorong Yayasan Merah Putih mengembangkan sekolah lipu," ujarnya.
sekolah lipu katanya, mengembangkan metode pembelajaran manual. masyarakat yang memiliki pengetahuan lebih di tengah perkampunganlah yang memberikan pembelajaran sesama mereka. " Menuju sekolah lipu ditempuh selama tujuh jam melewati pegunungan. tenaga pengajar adalah warga setempat yang tidak tamat SD. menjadikan perkampungan sebagai media belajar, setiap tempat adalah ruang belajar,  setiap aktivitas merupakan bahan belajar," ungkapnya.
Ia berharap, ada kebijakan pemerintah yang lebih arif khususnya instansi terkait untuk mengatasi kondisi tersebut, maupun menambah fasilitas penunjang. menurutnya, seluruh warga negara berhak mengenyam pendidikan tanpa melihat status sosial ekonomi. mereka butuh pelayanan pemerintah. "Kita berharap ke depan, perlu dikembangkan sistem pendidikan yang lebih baik untuk mengangkat masyarakat Tau Taa melalui dinas terkait," harapnya.

Related Items:

 
< Sebelum   Berikut >