| Publikasi Terbaru |
|
|
|
|
Pendidikan merupakan motor penggerak perubahan tatanan sosial masyarakat, mewujudkannya perlu keseimbangan peran penyelenggaraan antara negara, komunitas, dan keluarga. Kegiatan pendidikan banyak diprakarsai non negara seperti Yayasan Humana yang mendirikan sekolah untuk anak jalanan dan pinggir kali di Yogyakarta; SD Mangunan sebuah sekolah yang didirikan oleh Romo Mangunwijaya untuk anak-anak pinggir kali Condet; SMP Qaryah Yhayyibah untuk anak-anak petani kurang mampu di Salatiga - Jawa Tengah.
Buku ini memaparkan sebuah pengalaman selama 10 tahun dalam memenuhi kebutuhan dasar pendidikan yang bernama skolah Lipu pada masyarakat adat Taa Wana Sulawesi Tengah. Awal pembentukan, berbagai cemohan yang dialamatkan bagi komunitas setempat dan YMP selaku pendamping masyarakat. Sekolah tidak punya gedung, tidak berseragam, tidak pakai sepatu . Pembaca memang diingatkan bahwa penamaan skolah lipu hanyalah tempat belajar, jadi jangan membayangkan umumnya sekolah yang punya bangunan, pakaian seragam, sepatu hitam, ada meja, kelas dan lainnya .
|
| < Sebelum | Berikut > |
|---|






