E-Silo terbaru

“Dana satu milyar dolar dikucurkan untuk mewujudkan proyek REDD+ di Indonesia. Tak jauh beda dengan konservasi, prinsipnya hutan tak boleh ditebang" baca selengkapnyanya di ESILO Edisi 44/2011
 
BERANDA arrow kipping arrow Lingkungan Hidup arrow Banjir dan Longsor : Jalur Utama Makassar-Sinjai Sulawesi Selatan Terputus
Banjir dan Longsor : Jalur Utama Makassar-Sinjai Sulawesi Selatan Terputus PDF Print E-mail

Kompas (16/7)

Hujan deras yang mengguyur selama dua hari hingga minggu (15/7) malam mengakibatkan  longsor di 15 lokasi di Desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Longsoran lumpur dan batu gunung itu, antara lain, menimbun dua bagian jalan dengan ketinggian mencapai tiga meter. Akibatnya, jalur utama Makassar –Sinjai terputus. Menurut warga desa Gantarang, Ichwan, longsor terjadi sekitar dini hari. Hingga Minggu malam, timbunan belum bisa disingkirkan  meskipun warga terus mencoba membersihkannya. Saying, mereka tidak didukung alat berat. Sejumlah warga pun batal bepergian ke Makassar.

Di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, banjir kembali melanda sejumlah desa. Kemarin giliran desa Sepe, Silanca, Batigencu di Kecamatan Lage yang tergenang. Banjir diduga akibat penggundulan hutan dan hujan yang turun beberapa hari terakhir. Banjir tersebut adalah yang kedua kalinya di Poso dalam dua pekan terakhir . akhir Juni lalu, banjir melanda Desa Malei, Kecamatan Lage. Saat itu, sedikitnya 100 rumah tergenang dan ratusan warga mengungsi. Didesa Sepe, Silanca, dan Batigencu, banjir setinggi lebih dari 50 sentimeter menggenangi rumah, areal pertanian, serta sejumlah ruas jalan di jalur lintas timur Sulawesi. Jalur itu merupakan ruas utama yang menghubungkan Poso, Tojo Unauna, dan Banggai. Lintas Timur kerap dilalui bus dan truk antar provinsi, seperti dari Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Noldin Tasongki (23), seorang warga, mengatakan, arus air juga mengikis sejumlah areal. “Banjir jadi seperti lumpur karena bercampur tanah,”katanya.

Menurut Noldin, lumpur yang menggenangi beberapa ruas jalan di jalur lintas timur Sulawesi mengakibatkan sejumlah kendaraan roda empat terperosok. Ditambah banyaknya pohon yang tumbang, arus lalu lintas di jalur itu menjadi macet total. Kordinator Divisi Advokasi Kampanye Walhi Sulteng Wilianita Selvianamengatakan seringnya banjir dan longsor di Poso disebabkan maraknya penggundulan hutan.

 


 
< Sebelum   Berikut >