Member Area

ESILO Media Aspirasi Rakyat

Saturday
Feb 11th
Home arrow Fokus
Fokus
Apa itu REDD,? PDF Print E-mail
“Menanam satu pohon berarti menunda kiamat”, guyonan ini pernah dilontarkan oleh salah seorang aktifis mahasiswa pecinta alam, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Datokarama Palu, dalam sebuah perbincangan santai di Sekertariat mereka beberapa bulan lalu. “Meski Tuhan telah menetapkan kiamat akan dating esok hari, tetaplah menanam pohon hari ini”. Ucap pria yang akrab disapa Nejo itu disambut argumentasi ringan dari teman-temannya. Tak ada istilah REDD yang terucap kala itu, namun kalimat itu menjadi relevan menggambarkan tujuan REDD.
 
FPIC tak bisa mengakomodir semua hak masyarakat adat. PDF Print E-mail
Hak masyarakat yang berada di dalam dan sekitar hutan memang menjadi isu penting ketika berbicara mengenai REDD. Betapa tidak, skema Internasional yang bertujuan menyelamatkan bumi dari pemanasan Global ini akan menjadikan hutan sebagai objek utama. Dengan asumsi jika hutan terpelihara dengan baik, maka pemanasan Global dapat dicegah atau setidaknya diperlambat. Beberapa usaha pun ditempuh agar hak-hak dasar masyarakat dapat terakomodir, salah satunya dengan pengusulan penerapan FPIC pada projek percontohan seperti UN-REDD.
 
Menakar Posisi Masyarakat dalam REDD PDF Print E-mail

Pacsa pertemuan COP-15 di Copenhagen, Denmark, 2009 lalu. Dapat dipastikan ratusan triliun rupiah akan mengalir dari Negara maju ke Negara berkembang yang akan melaksanakan program REDD. Indonesia sebagai salah satu Negara yang berperan aktif mendorong program tersebut akan menjadi salah satu Negara penerima dana tersebut.

 
Strategi Pengawalan rapatkan Barisan PDF Print E-mail
Layaknya serial sinetron, REDD, sebuah skema kerja internasional untuk menanggulangi pemanasan global menyediakan cerita yang tak kalah rumit, berbelit dan yang pastinya kejar tayang bagi masyarakat. Bingung sebab masyarakat belum tahu banyak tentang REDD, senang sebab katanya ada jumlah uang yang besar disana, namun ada perasaan khawatir bagaimana nasib mereka nantinya.
 
Perjuangan Panjang itu Brawal di Rio PDF Print E-mail
Setelah perang dunia kedua usai, dunia internasional mulai berbenah untuk menata dunia baru yang lebih manusiawi. Ditengah euphoria perdamaian, munculah sebuah isu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya, isu itu adalah penyelamatan lingkungan.  Sejak saat itu, isu perdamaian dunia tak lagi terpusat pada pembicaraan seputar perlombaan senjata Uni Soviet dan Amerika Serikat, melainkan beralih pada masalah lingkungan hidup global.
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 9 of 96
 


E-SILO Terbaru

Image


Silo Edisi 34/Sep-Okt 2009

Pengunjung E-Silo

We have 4 guests online

Arsip E-Silo


Silo 22