Member Area

ESILO Media Aspirasi Rakyat

Saturday
May 19th
Home arrow Fokus
Fokus
Orang Dewasa Pun Tak Mau Ketinggalan PDF Print E-mail
Sekolah Lipu di Sabado

Suasana Belajar Lipu
dok.ANJA
Kami tinggalkan Ueviawu taanggal 25 Oktober jam 10 pagi, dan tiba di Sabado pukul 8 lebih 45 menit malam. Katika kami tiba bersama Anja di rumah adat (Banua Bae), Ninu memberitahu kalau malam itu juga ada kegiatan belajar. Ninu, guru lokal untuk Sekolah Lipu di Sabado sudah bersiap-siap menunggu anak-anak datang. Kami kira hal itu baik, sebab sebelum mogombo, kami bisa melihat  langsung proses belajar di Banua Bae tersebut.

 
Tau Taa Dikepung Berbagai Kepentingan PDF Print E-mail
“Hilangnya Pal Batas”

PAL batas
dok.ANJA
Tahun 1995, sebahagian dari kawasan dataran Bulang dilepaskan  oleh Menhut ke pihak Deptrans. Pelepasan kawasan itu dimaksudkan untuk pencanangan areal transmigrasi. Surat tertanggal 6 Februari 1995 itu , bernomor 167/Menhut-II/1995. Dengan petunjuk pelepasan kawasan antara Balingara/Bulang dengan jatah I UPT seluas 1.770 ha. Selain itu, surat tersebut memerintahkan untuk segera melakukan tata batas. Perintah tata batas diamanatkan kepada Pemkab Poso waktu itu. Sayangnya, penunjukkan serta penetapan lokasi pencanangan pemukiman transmigrasi itu, tidak mengikut sertakan Tau Taa dalam pengambilan keputusan. Padahal, Tau Taa merupakan kelompok masyarakat yang sejak lama berada di sekitar dan di dalam kawasan Bulang.

 
Bulan pucat di puncak Kalendeng PDF Print E-mail
Deforestrasi Kawasan

Image
dok.ANJA
Sepanjang jarak kita hanya menyaksikan pohon-pohon kering tak berdaun. Layu dan hanya menjadi tonggak bisu. Pohon kering, layu dan meranggas bercampur debu tanah tandus. Semuanya menjadi saksi alam, betapa manusia begitu buruk memperlakukan alam semesta. Pohon ditebang tanpa batas, ketika mendapatkan kayu, areal dibiarkan merana. Tak ada satu pohon yang ditanam ulang oleh pengambil kayu. Mereka mengambil dengan rakusnya, tanpa berpikir menghidupkan pohon kembali.

 
MEMPERTANYAKAN DANA SOLIDARITAS BENCANA PDF Print E-mail
  • Banjir Morowali
Bencana banjir di Morowali Juli lalu membangkitkan semangat solidaritas kemanusiaan yang tinggi. Berbagai organisasi dan anggota masyarakat melakukan penggalangan bantuan sebagai bentuk simpati terhadap korban. Namun, bagaimana pertanggungjawaban penggalangan dana publik ini?
 
Hutan di Sulteng PDF Print E-mail

BERKURANG 7,2 HEKTAR PER JAM

Image DIREKTUR Walhi Sulawesi Tengah Supardi Lasaming mengatakan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Morowali, bukan saja disebabkan oleh kondisi iklim sekarang. Namun karena illegal logging yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan di wilayah hutan daerah tersebut. Walhi mencatat salah satunya CV Karya Abadi yang memiliki dua Izin Pengelolaan Kayu (IPK) di lokasi banjir tersebut.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 82 - 90 of 96
 


E-SILO Terbaru

Image


Silo Edisi 34/Sep-Okt 2009

Pengunjung E-Silo

We have 1 guest online

Arsip E-Silo


Silo 22