Member Area

ESILO Media Aspirasi Rakyat

Saturday
Feb 11th
Home arrow Opini
Opini
Kekayaan Taman Nasional dan Kemiskinan kaum Tani PDF Print E-mail
Oleh: Rizal Cadas
Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi (pasal 1 butir 14 UU No. 5 Tahun 1990).
 
Daulat Negara dan Investor atas Sumber Daya Alam PDF Print E-mail
(Refleksi atas penangkapan aktivis dan petani di Banggai)
Oleh  Lian Gogali

27 Mei 2010, Eva Susanti, koordinator Front Advokasi Sawit (FRAS) dan Nasrun Mbau, serta M.Arif, keduanya adalah petani di Banggai ditangkap polisi Banggai. Penangkapan ketiganya diikuti dengan penangkapan 23 petani lainnya pada hari berikutnya. Pihak kepolisian beralasan penangkapan tersebut dilakukan karena aksi spontan yang mereka lakukan yang mengakibatkan  rusaknya peralatan PT Berkat Hutan Pusaka (BHP) dan camp PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS).
 
Komoditi Kelapa Dalam Terjun Bebas PDF Print E-mail
Logo Daerah di Sulawesi Tengah menggunakan simbol-simbol komoditi kelapa dalam/rakyat/lokalsebagai ikon pasti ada dasar historis dan misi tertentu. Layak disimak pula ada kontradiksi dengan makin terabaikannya komoditi ini dimana tertekannya petani kelapa oleh akses harga jual komoditi yang rendah, ketersediaan pupuk murah, informasi teknologi terbaru  terbatas, pengelolaan hasil yang manual/tenaga manusia dapat dikatakan cenderung tradisonal, keberpihakan kebijakan yang lamban.    
 
Politik Energi dan Amuk Massa PDF Print E-mail

ImageOleh : Andika

Amuk Massa karena pemadaman listrik kembali terjadi, kali ini dilakukan oleh masyarakat tentena yang geram atas pemadaman lisrtik. PLN dianggap mengingkari janji, dimana pemadaman hanya berlangsung sepuluh hari. Tindakan ini dilakukan masyarakat tentena pada Jumat malam tanggal 11 Desember 2009, pukul 19.00 Wita (Media Alkhairaat, 2009).Protes semacam ini sudah sering terjadi di Sulawesi Tengah, utamanya di Kota Palu.

 
Perjalanan Panjang Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat di Indonesia PDF Print E-mail
Yuyun Indradi
Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Keragaman masyarakat, kondisi geografis serta melalui proses panjang pengalaman empirik telah mendorong masyarakat membangun cara dan aturan (adat) yang khas khususnya dalam pengelolaan hutan. Hal tersebut juga menunjukkan hubungan yang khas antara masyarakat dan alam lingkungannya baik secara jasmani maupun rohani.
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 9 of 19
 


E-SILO Terbaru

Image


Silo Edisi 34/Sep-Okt 2009

Pengunjung E-Silo

We have 1 guest online

Arsip E-Silo


Silo 22