Member Area

ESILO Media Aspirasi Rakyat

Saturday
May 19th
Home arrow Opini
Opini
Membangun Teologi Bumi PDF Print E-mail
Oleh : Rusli, SAg, MSoc.SC
Berbagai tragedi terhadap bumi tentunya menuntut perhatian yang serius dari kita semua, tidak hanya dari pihak aktivis lingkungan, namun juga dari kalangan agamawan. Kita mengenal banyak nilai agama dan kearifan tradisional yang bisa menjadi bahan dan kerangka epistemologis bagi pengembangan pemahaman yang bersahabat terhadap bumi.Kita juga sadar bahwa tindakan seseorang, entah itu persahabatan atau kekerasan terhadap bumi, salah satunya dimotori dari pemahamannya terhadap bumi. Di sini, tentunya peran agama menemukan momentumnya.
 
Solusi Krisis Pangan Yang Dilematis PDF Print E-mail
Pencegahan krisis pangan dengan cara yang tidak bijak dapat menimbulkan konsekuensi lain seperti kerusakan lingkungan akibat penggunaan bahan kimia pada bibit unggul. FAO 1988 menyatakan kerusakan sumber daya lahan, kerusakan irigasi disebabkan oleh salinisasi dan degradasi kesuburan tanah disebabkan oleh penggunaan pestisida dan pupuk buatan yang tidak terkontrol. 43 persen  wilayah Afrika, 32 persen  Asia, 19 persen  Amerika Latin potensial menjadi daerah yang tandus.
 
Memberdayakan Nalar Anak Seharusnya Tidak Hanya Mengandalkan Sekolah:Mungkinkan? PDF Print E-mail

ImageOleh : Dr.Sugit Zulianto, M.Pd

Sebelum memasuki sekolah formal, seseorang sesungguhnya sudah melakukan kegiatan belajar. Melalui proses itu, pembelajaran berlangsung secara alamiah, bahkan dalam suasana penuh kekeluargaan karena lazim dikendalikan oleh keluarga, terutama orang tua.

 
Kenaikan BBM: Saatnya Menghukum Politikus Busuk PDF Print E-mail
Saatnya memberikan hukuman secara politik bagi pemimpin yang selama ini tidak berpihak kepada rakyat. Ganti Politikus Busuk
 
Kartini Era Reformasi PDF Print E-mail
Oleh:  Dwita Handayani *
Kartini dikenal sebagai tokoh pencetus emansipasi perempuan, dengan menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak perempuan agar berkedudukan sama di mayarakat. Selama Orde Baru hari Kartini dimanipulasi untuk mengesahka! n peran perempuan dalam posisi subordinat. Peran perempuan diarayakan dalam fantasi patriarkis, seperti identiknya tradisi perayaan 21 April dengan memakai kebaya dan harus ikut organisasi seperti Dharma Wanita yang menempat-kan perempuan tak lebih dari pendamping laki-laki.
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 10 - 18 of 19
 


E-SILO Terbaru

Image


Silo Edisi 34/Sep-Okt 2009

Pengunjung E-Silo

We have 8 guests online

Arsip E-Silo


Silo 22