Member Area

ESILO Media Aspirasi Rakyat

Tuesday
Feb 07th
Home arrow Aspirasi arrow Harapan-Harapan Untuk Caleg
Harapan-Harapan Untuk Caleg PDF Print E-mail
Pilih Politisi Peduli Masyarakat Adat
SEJAK kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 hingga saat ini, kami masyarakat adat sama sekali belum merasakan namanya kemerdekaan yang sebenarnya, keberadaan kami belum sepenuhnya diakui, begitu juga dengan hukum adat dan budaya kami oleh pemerintah. Oleh karena itu perhatian pemerintah terhadap kami masih sangat kurang, baik pendidikan maupun kesehatan,  bahkan sumberdaya alam yang menjadi sumber kehidupan kami terus diambil oleh pemodal besar.
Melalui pemilu 2009 ini, kami mengajak kepada seluruh masyarakat adat, untuk memilih para wakil rakyat yang peduli dan mau mengakui keberadaan masyarakat adat beserta hukum adat dan budayanya. Agar kebijakan pemerintah kepada masyarakat adat bisa lebih baik.

Ditong
Masyarakat Adat Tau Taa Wana
Lipu Lengkasa Vananga Bulang

Caleg Aktivis Gerakan Individual
Perjalanan bangsa ini diwarnai dengan berbagai perubahan, namun perubahan yang terjadi hingga kini belum ada yang berpihak kepada rakyat. Sudah 63 tahun Republik ini merdeka, namun penindasan dan penghisapan rakyat tetap berlangsung. Begitu juga parlemen kita, diusianya yang sudah sangat mapan, sikap parlemen belum menunjukan perubahan, kebijakan yang dikeluarkan belum menyentuh kepentingan rakyat secara mendasar.
Kenyataan yang tidak boleh dilupakan adalah setiap perubahan di negeri ini berawal dari gerakan rakyat, perubahan itu adalah karya massa. Jika pada momen Pemilu 2009, terdapat aktivis gerakan rakyat yang berusaha masuk ke dalam parlemen, maka kami menilai mereka belum memahami kenyataan dan kondisi hari ini. Gerakan yang tercipta terkesan gerakan individual atau kelompok, bukan gerakan rakyat.
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh aktivis yang berpolitik adalah, sadar akan kekuatan dalam parlemen, mereka bisa terseret ke dalam belantara gelap politik jika kekuatanya tidak ada. Hal yang lain adalah kekuatan imperialisme internasional yang memegang kendali terhadap kebijakan di negeri ini. Selanjutnya adalah kesadaran masyarakat kita saat ini adalah kesadaran ekonomi, para aktivis ini punya strategi tidak untuk menarik dukungan tanpa mengeluarkan uang banyak.
Jika fenomena ini didasari oleh kejenuhan bergerak memperjuangkan dan mendampingi agenda rakyat, maka ini adalah penyakit kekanak-kanakan dalam suatu perubahan. Semoga hal ini bisa menjadi pertimbangan semua pihak.

Alim
Ketua FMN-Palu

Konsistensi Caleg Aktivis

KAMI berharap kepada kawan aktivis yang maju sebagai caleg, agar benar-benar memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, dan apabila terpilih nantinya agar tetap konsisten memperjuangkan kepen-tingan rakyat kecil.
Pengalaman para aktivis, yang sela-ma ini berjuang bersama-sama ma-syarakat tentunya membuat mereka lebih tahu dan mengerti penderitaan dan aspirasi rakyat dibandingkan pa-ra caleg yang selama ini tidak pernah bekerja dimasyarakat . Semoga mere-ka tidak terpengaruh dengan pola dan kinerja anggota dewan selama ini, dan tentunya kami mendoakan agar mereka tidak lupa pada rakyat karena tergoda dengan nikmatnya kursi kekuasaan.

Udin
Warga Donggala

 
 


E-SILO Terbaru

Image


Silo Edisi 34/Sep-Okt 2009

Pengunjung E-Silo

We have 29 guests online

Arsip E-Silo


Silo 22