Sulteng Miliki KTM Terbanyak
Media Alkhairaat, 8 Januari 2008
Palu- Sulawesi Tengah merupakan kawasan yang memiliki Kota Terpadu Mandiri (KTM) terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2008 tercatat 20 KTM yang tersebar di Indonesia, dua diantaranya berada di Sulteng.

“Tahun 2008 Sulteng memiliki 2 KTM yang sudah MOU (Memorandum Of Understanding) yaitu, KTM Air Terang di Buol dan KTM Tawaru di Morowali,” kata Kepala Seksi Permukiman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sulteng Syamsul Abrar kepada media ini di ruang kerjanya, Rabu Kemarin.
Abrar menyebutkan, di KTM Air Terang telah beroperasi perusahaan PT Buana Makmur Sejahtera yang berinvestasi dalam agribisnis kelapa sawit. Sedangkan KTM Tawaru masih dalam tahap penawaran yaitu, PT Hardaya Inti Plantation dan PT Duta Sulawesi.
Berdasarkan analisa kesesuaian lahan, komoditas yang cocok dikembangkan pada KTM Air Terang adalah padi, kakao, jagung dan kelapa sawit. Areal KTM Air Terang yang sudah direkomendasikan Bupati Buol untuk dikembangkan seluas 49.950 Ha terdiri dari Area Penggunaan lain (APL) dan Hutan Produksi Konversi (HPK).
Untuk pengembangan transmigrasi baru di KTM Air Terang meliputi, Kecamatan Tiloan seluas 1.500 Ha dengan jumlah 350 KK pada tahun 2008. Tahun 2009 ini masih dikembangkan transmigrasi dengan luas dan jumlah yang sama di Tiloan.
Selanjutnya pada 2010 di kecamatan Bokat dengan luas 2000 Ha dengan jumlah 400 KK. Luas wilayah dan jumlah transmigran yang sama pada 2011.
Pada proyek tahun 2010 nanti, kata Abrar, Nakertrans menargetkan tiga KTM lagi di Sulteng yakni KTM Dataran Bulang di Tojo Una-una, KTM Ongkaraya di Parigi Moutong dan KTM Talabosa di Poso.
Sulteng Memiliki KTM terbanyak karena masih tersedia lahan yang cukup minimal 20.000 Ha untuk satu KTM. Propinsi lain hanya memiliki satu KTM.
Proyek KTM sendiri bertujuan mempercepat pembangunan dan menciptakan pusat-pusat agribisnis (bisnis pertanian) dan agroindustri (industri  pertanian) yang menarik investor, serta dapat menumbuhkembangkan ekonomi transmigrasi dan penduduk sekitarnya.





Related Items: