Tag Archives: hutan

Gara- gara Menculik Warga, Balai TNLL di Ghivu

(Palu,28-1-2015), Sekitar 700 warga desa Dongi-dongi Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi mendatangi Balai Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Maksud kedatangan warga adalah untuk menuntut pihak Balai TNLL memberikan sangsi kepada anggotanya yang telah menculik warga Dongi-dongi. Sebanyak 13 warga dibawa oleh pegawai balai TNLL. Peristiwa itu terjadi pada hari Senin (27/1), ...

Read More »

Moratorium Hutan di Sulawesi Tengah Gagal

Palu- Instruksi presiden (Inpres) nomor 11 tahun 2011, tentang penundaan pemberian izin baru dan penyempurnaan tata kelola hutan, dirasakan belum efektif mencegah perambahan hutan besar-besaran disulteng. Menurut kordinator kelompok kerja (Pokja) pantau REDD Sulawesi tengah, Azmi Zirajuddin, jelang setahun di terbitkannya inpres tersebut, yang pada intinya terkait dengan moratorium hutan ...

Read More »

Menggugat FPIC Kisah Penolakan Masyarakat Talaga

Desa Talaga yang terlatak di Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, kembali menjadi pembicaraan. Bukan karena rencana festifal tahunan Danau Dampelas (Danau Talaga). Tapi penolakan masyarakatnya terhadap konsep FPIC. Di awal bulan Februari 2012, pemerintah Indonesia dan Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Pokja REDD+ Sulawesi Tengah, mensosialisasikan gagasan FPIC yang akan ...

Read More »

Kunjungan Skola Lipu TAU TAA WANA

Read More »

Masa Depan Proyek REDD+ di Sulawesi Tengah

oleh: Azmi Sirajuddin* Kesepakatan LoI antara pemerintah Indonesia dengan Norwegia pada tahun 2009, dipandang sebagai pintu masuk skema REDD+ di Indonesia. Sekaligus, komitmen moratorium penebangan hutan Indonesia selama 2 tahun. Apalagi, waktu itu, jargon Presiden SBY ke negara-negara pendonor tentang kemampuan Indonesia menurunkan emisi 26% dengan sumber daya sendiri, menjelang ...

Read More »

Paska Putusan MK : No. 35P/ UU /X /2012 Kelola hutan baru dengan mindset dan kepentingan politik lama

Hariadi Kartodihardjo* Selama dua tahun berturut-turut Mahkamah Konstitusi (MK) telah menetapkan perubahan isi UU No. 41/1999 tentang Kehutanan. Di awal tahun 2012, MK melalui putusannya No. 45/PUU-IX/2011 menetapkan bahwa kawasan hutan negara harus sampai pada tahap penunjukkan agar sah/legal, sehingga status penunjukan kawasan hutan hanya bersifat sementara. Sedangkan pada 16 ...

Read More »

Menteri Kehutanan Mendesak Proteksi Jalan Lindu

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, mendesak Gubernur Sulawesi Tengah untuk memproteksi jalan penghubung Sadaunta Lindu. Desakkan itu disampaikan melalui Surat Menteri Kehutanan Nomor: S.524/Menhut-IV/2012, tertanggal 12 November 2012. Perihal surat tersebut adalah penanganan pasca gempa di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran surat Menhut itu sebagai jawaban atas surat Gubernur Sulawesi ...

Read More »

Komitmen 3 Persen Pengurangan Emisi Dipertanyakan

Palu- Ketua kelompok kerja pemantauan proyek REDD, Azmi Sirajudin mempertanyakan komitmen Gubernur Sulawesi Tengah dalam rangka pengurangan emisi karbon sebesar tiga persen. Hal itu disampaikan pada saat meluncurkan kertas posisi bertajuk kami inginkan padiatapa dan rambu keselamatan. “Kami menilai atas dasar apa bisa menurunkan emisi karbon hingga 3 persen sementara ...

Read More »

Siaran Pers Pokja Pantau REDD

PROYEK REDD+ DAPAT BERJALAN JIKA TATA KELOLA KEHUTANAN DIPERBAIKI, DAN PRINSIP PADIATAPA SERTA RAMBU KESELAMATAN DIJALANKAN “Emisi dari deforestasi dan degradasi hutan dan lahan di Sulawesi Tengah hanya bisa diurunkan jika terjadi perubahan paradigma pengelolaan kehutanan di daerah ini. Selama tata kelola kehutanan masih buruk, maka berbagai upaya penurunan emisi ...

Read More »

Mematok Batas Di Danau Dampelas

Geger KPH Dampelas Tinombo Desa Talaga dengan danaunya yang indah itu, mendadak geger. Masyarakat rumpun Dampelas di Kabupaten Donggala itu bingung dengan kehadiran kawasan lindung, dengan sebutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dampelas Tinombo, seluas 100.912 Ha. Tak seorangpun di kampung itu yang tahu, kapan kawasan tersebut ditetapkan. Yang mereka tahu, ...

Read More »