Abstrak Studi ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan membuktikan keberadaan satwa endemik serta keterkaitannya dengan masyarakat adat Tau Taa Wana Bulang di Sulawesi Tengah. Wilayah ini merupakan bagian dari kawasan Wallacea yang dikenal memiliki tingkat keanekaragaman hayati dan endemisitas yang tinggi. Penelitian dilakukan selama April hingga Juli 2005 di tiga sub ...
Read More »YMP 1
Pengakuan Negara atas Pendidikan Komunitas Adat: Studi atas Nota Kesepahaman Sekolah Lipu di Kabupaten Tojo Una‑Una
Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Tojo Una Una dan Yayasan Merah Putih tahun 2010 merupakan landasan penting dalam penyelenggaraan Sekolah Lipu sebagai Satuan Pendidikan Layanan Khusus jalur informal bagi Masyarakat Hukum Adat Tau Taa Wana. Kesepakatan ini menegaskan komitmen negara dan masyarakat sipil dalam memperluas akses pendidikan yang berkeadilan, nondiskriminatif, ...
Read More »Ketika Lima Energi Bersekutu (Catatan laporan tahun 2025 – Yayasan Merah Putih Sulawesi Tengah)
Sulawesi Tengah—dengan bentang alam yang dikelilingi gunung dan laut—menjadi lokasi kerja sekelompok pegiat yang mendedikasikan diri untuk menjaga keberlanjutan ruang hidup masyarakat. Yayasan Merah Putih Sulawesi Tengah percaya bahwa perubahan besar berawal dari keberanian memperjuangkan suara-suara kecil yang kerap tidak terdengar. Sepanjang tahun berjalan, berhadapan dengan lima agenda utama yang ...
Read More »Perda PPMHA: Mengukuhkan Hak Adat, Menjaga Masa Depan Sulawesi Tengah
Perda PPMHA: Mengukuhkan Hak Adat, Menjaga Masa Depan Sulawesi Tengah Oleh Amran Tambaru (Dinamisator Karamha) Sulawesi Tengah bukan sekadar bentang alam yang indah, namun juga ruang hidup bagi 32 komunitas adat yang telah menjaga harmoni antara manusia dan alam selama berabad-abad. Dalam perjalanan panjang sejarahnya, masyarakat adat ini telah menjadi ...
Read More »Perempuan di Garis Depan: Suara dari Loli
Donggala, Juli 2025. Matahari belum sepenuhnya naik ketika Hilda menuruni bukit kecil di belakang rumahnya. Di tangannya tergenggam ember berisi cairan pupuk organik buatan sendiri. Ia menaburkannya di akar tanaman sayur di pekarangan. Bukan sekadar rutinitas, tapi cara sederhana Hilda melawan perubahan iklim yang semakin terasa menusuk kehidupan di desanya, ...
Read More »Suarakan Keadilan Iklim Perempuan Desa: Dari Dampak ke Aksi Nyata
Parigi Moutong, Juli 2025 – Isu perubahan iklim bukan lagi sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga soal keadilan sosial dan gender. Hal ini mengemuka dalam rangkaian Forum Diskusi Kritis yang melibatkan perwakilan perempuan dan komunitas desa dari Buranga, Ampibabo, Ampibabo Utara, Torue, Tanalanto, dan Tolai. Kegiatan ini menjadi ruang kolektif untuk ...
Read More »Sampah Bukan Masalah, Kalau Dikelola Bersama
Donggala, 20 Juni 2025 Suasana Desa Powelua hari ini lebih semarak dari biasanya. Warga dari tiga desa berkumpul bukan untuk panen raya, tapi untuk panen ilmu soal sampah! Pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas dengan pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sukses digelar, dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ...
Read More »Adaptasi dan Mitigasi Lokal di Desa: Upaya Nyata dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Donggala, 170325– Perubahan iklim semakin dirasakan dampaknya oleh masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sumber daya alam. Sebagai upaya menghadapi tantangan ini, tiga desa di Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala—yakni Desa Powelua, Lumbudolo, dan Lampo—melaksanakan Program Kampung Iklim (ProKlim) berbasis perhutanan sosial. Upaya Adaptasi dan Mitigasi ...
Read More »Perubahan Iklim = Penurunan Produksi Pertanian = Pemicu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Sigi, 23 Januari 2025, Perubahan iklim semakin nyata berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk di Kabupaten Sigi. Salah satu dampak signifikan yang dirasakan adalah penurunan produksi pertanian, yang secara langsung mempengaruhi kondisi ekonomi dan sosial, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Dalam lokakarya pendahuluan yang membahas integrasi isu ...
Read More »Kekerasan Seksual Anak Meningkat Seiring dengan Eksplorasi Alam yang Tidak Terkendali
Parigi Moutong, 20 Januari 2025 – Lokakarya pendahuluan terkait integrasi isu Perubahan Iklim, Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) yang digelar di Kabupaten Parigi Moutong memunculkan fakta mengkhawatirkan. Data menunjukkan bahwa peningkatan eksplorasi alam, seperti tambang emas ilegal dan pembabatan hutan, ...
Read More »
Yayasan Merah Putih Yayasan Merah Putih