(Palu, 31/8/2015),Usulan kebijakan satu peta yang digagas oleh organisasi masyarakat sipil di Sulawesi Tengah seperti Yayasan Merah Putih (YMP), Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Sulteng, serta Simpul Layanan Pemetaan Partisipatif (SLPP) Sulteng, telah diterima oleh Pemprov Sulawesi Tengah. Usulan tersebut diserahkan secara resmi oleh YMP dan BRWA Sulteng pada tanggal ...
Read More »Tradisi Bertani Ladang Orang Wana Posangke
Sistem ladang merupakan sistem pertanian tradisional, dalam pertanian seperti ini pengolahan tanah sangat minimum, produktifitas hasil tanaman sangat bergantung pada kesuburan tanah karena adanya humus yang dihasilkan oleh sistem hutan yang terjaga, karena itulah dalam masyarakat yang mempraktikan perladangan hubungan dan ketergantungan mereka terhadap hutan sangat tinggi. Masyarakat adat Wana ...
Read More »Skolah Lipu bukan sekedar belajar Calistung
Morowali Utara (9/6/15),Sebanyak lima layanan Skola Lipu yang didampingi Yayasan Merah Putih (YMP), di Kabupaten Morowali Utara letaknya di lipu Salisarao, Viautiro, Sumbol, Kondo dan Marisa, saat ini Lipu Salisarao lah yang menjadi percontohan Skola Lipu yang ada di Desa Taronggo, Kecamatan Bungku Utara. Koordinator Program Skola Lipu Abd. Ghofur ...
Read More »Orang Wana Posangke Ajukan Wilayah Adat ke Bupati
Morowali Utara (25/4/15), Perwakilan Masyarakat Adat Wana Posangke menyerahkan usulan penetapan wilayah adat kepada Bupati Morowali Utara, di kantor bupati Morowali Utara, di Kolonodale pada 7 April silam. Usulan tersebut disertai peta wilayah adat Wana Posangke hasil pemetaan partisipatif untuk ditetapkan sebagai wilayah adat yang merupakan prasyarat dalam pengakuan hutan ...
Read More »Sepakat Petakan Wilayah Adat
Tokoh-tokoh masyarakat adat Tau Taa Wana di Wilayah Posangke, selama 2 hari melakukan musyawarah adat (mogombo bae) pada 12-13 September 2014 silam, rembuk adat ini dilaksanakan di Samurea, Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Read More »Silo Edisi 55 Tahun 2014
Majalah SILO Edisi 55 Mey-Juni Tahun 2014 Menyoroti Kearifan Masyarakat Lokal Khas Sulawesi Tegah. Dengan Tema Liputan “Keteladanan Kearifan Lokal”.
Read More »Pengakuan Desa Adat dalam UU Desa
Desa adat mendapat pengakuan pasca ditetapkannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah dengan lahirnya UU Desa ini menjadi sebuah regulasi peraturan negara untuk kepastian hukum yang selama ini diperjuangkan oleh masyarakat adat itu sendiri. Dalam UUD 1945 menegaskan bahwa negara mengakui ...
Read More »Sanksi Adat Terhadap Balai Besar TNLL Bisa Jadi Yurisprudensi Hukum
YMP News, Palu– Tekanan massa petani Dongi-Dongi terhadap pihak Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu pada hari Selasa 27 Januari 2014, membuahkan hasil. Dalam aksi massa untuk bersolidaritas atas penangkapan 13 orang petani, massa yang berjumlah lebih dari 1000 orang berhasil memaksa pihak Balai membebaskan rekan-rekan mereka yang sebelumnya ditahan. ...
Read More »Kembalinya Kedaulatan Masyarakat Hukum Adat
Masyarakata hukum adat merupakan komunitas asli yang memiliki wilayah dengan interaksi berbasis kearifan lokal. Keberadaan masyarakat adat kian mengalami degradasi, dimana mereka semakin termarginalkan baik dalam akses, fasilitas, politik, hukum, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Dengan kondisi ini, berbagai lembaga swadaya masyarakat merasa terpanggil untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.
Read More »
Yayasan Merah Putih Yayasan Merah Putih