Donggala, Juli 2025. Matahari belum sepenuhnya naik ketika Hilda menuruni bukit kecil di belakang rumahnya. Di tangannya tergenggam ember berisi cairan pupuk organik buatan sendiri. Ia menaburkannya di akar tanaman sayur di pekarangan. Bukan sekadar rutinitas, tapi cara sederhana Hilda melawan perubahan iklim yang semakin terasa menusuk kehidupan di desanya, ...
Read More »Suarakan Keadilan Iklim Perempuan Desa: Dari Dampak ke Aksi Nyata
Parigi Moutong, Juli 2025 – Isu perubahan iklim bukan lagi sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga soal keadilan sosial dan gender. Hal ini mengemuka dalam rangkaian Forum Diskusi Kritis yang melibatkan perwakilan perempuan dan komunitas desa dari Buranga, Ampibabo, Ampibabo Utara, Torue, Tanalanto, dan Tolai. Kegiatan ini menjadi ruang kolektif untuk ...
Read More »Sampah Bukan Masalah, Kalau Dikelola Bersama
Donggala, 20 Juni 2025 Suasana Desa Powelua hari ini lebih semarak dari biasanya. Warga dari tiga desa berkumpul bukan untuk panen raya, tapi untuk panen ilmu soal sampah! Pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas dengan pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sukses digelar, dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ...
Read More »Adaptasi dan Mitigasi Lokal di Desa: Upaya Nyata dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Donggala, 170325– Perubahan iklim semakin dirasakan dampaknya oleh masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sumber daya alam. Sebagai upaya menghadapi tantangan ini, tiga desa di Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala—yakni Desa Powelua, Lumbudolo, dan Lampo—melaksanakan Program Kampung Iklim (ProKlim) berbasis perhutanan sosial. Upaya Adaptasi dan Mitigasi ...
Read More »Perubahan Iklim = Penurunan Produksi Pertanian = Pemicu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Sigi, 23 Januari 2025, Perubahan iklim semakin nyata berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk di Kabupaten Sigi. Salah satu dampak signifikan yang dirasakan adalah penurunan produksi pertanian, yang secara langsung mempengaruhi kondisi ekonomi dan sosial, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Dalam lokakarya pendahuluan yang membahas integrasi isu ...
Read More »Kekerasan Seksual Anak Meningkat Seiring dengan Eksplorasi Alam yang Tidak Terkendali
Parigi Moutong, 20 Januari 2025 – Lokakarya pendahuluan terkait integrasi isu Perubahan Iklim, Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) yang digelar di Kabupaten Parigi Moutong memunculkan fakta mengkhawatirkan. Data menunjukkan bahwa peningkatan eksplorasi alam, seperti tambang emas ilegal dan pembabatan hutan, ...
Read More »Integrasi Perubahan Iklim, Hak Kesehatan dan Kekerasan Berbasis Gender untuk keadilan sosial
Donggala, 16 Januari 2025. Lokakarya Pendahuluan Integrasi Perubahan Iklim, Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) & Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) sukses digelar di Kabupaten Donggala pada Kamis, 16 Januari 2025 pada Kantor Bappeda Donggala . Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Merah Putih Sulteng dan Yayasan IPAS ...
Read More »Pelatihan Advokasi Hukum Meningkatkan Kesadaran Kolektif Masyarakat Adat Tau Taa Wana
Tojo Una-Una, Desember 2024 – Pelatihan advokasi hukum yang dilaksanakan pada 11–12 Desember di Hotel Ananda, Ampana, menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat adat Tau Taa Wana. Program yang diinisiasi oleh Yayasan Merah Putih (YMP) bekerja sama dengan Legal Empowerment Fund ini dihadiri oleh 21 peserta dari berbagai ...
Read More »Penguatan Solidaritas melalui Mogombo
Tojo Una-Una, November 2024 – Masyarakat adat Tau Taa Wana terus memperkuat solidaritas mereka melalui Mogombo (musyawarah), sebuah tradisi rapat adat yang menjadi wadah diskusi dan pengambilan keputusan bersama. Selama bulan November, Mogombo digelar di beberapa Lipu, seperti Linte, Kasiala, dan Uematopa, untuk membahas isu-isu strategis, termasuk rencana pelatihan advokasi ...
Read More »Tau Layo Siap Melindungi Wilayah Adat
Tojo Una-Una, Oktober 2024 – Pemuda adat Tau Taa Wana, yang dikenal sebagai Tau Layo, menyuarakan kebutuhan mendesak untuk penguatan kesadaran hukum dalam upaya melindungi wilayah adat mereka dari ancaman eksternal. Dalam mogombo (rapat adat) yang digelar di Lipu Linte, Tabei, dan Vananga Bulang, generasi muda menunjukkan antusiasme tinggi untuk ...
Read More »
Yayasan Merah Putih Yayasan Merah Putih