Tag Archives: hutan adat

Perda Tahura Peluang atau Ancaman

Vatutela, (5/12/15), Penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan kekhasan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun pada faktanya kebijakan yang dikeluarkan sering menjadikan warga khawatir ...

Read More »

Dirjen PKTL : Masyarakat Adat Konsisten Jaga Hutan

(Jakarta,21/11/2015),Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PKTL-KLHK) San Afri Awang mengapresiasi masyarakat hukum adat yang secara  konsisten menjaga dan memelihara fungsi hutan, hal ini diungkapkannya dalam dialog dengan tokoh adat dari 13 wilayah di Indonesia, pada Jumat 20 November 2015. “ Saya sengaja mengundang tokoh ...

Read More »

Pemda Tanah Datar Komit Implementasikan Hutan Adat Malalo Tigo Jurai

EkspresNews.com- Kamis, 2 Oktober 2014, Perkumpulan HuMa Indonesia,  JKMA Aceh, Perkumpulan QBar, KKI Warsi, Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM), RMI Bogor, Akar Foundation, LBBT Pontianak, Perkumpulan Wallacea, AMAN Sulsel, Perkumpulan Bantaya, Yayasan Merah Putih (YMP) Palu, PADI dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan (Balitbanghut) Kementerian Kehutanan, mengadakan Dialog Nasional Hutan ...

Read More »

Perhutanan Sosial: Kebijakan Pengelolaan Hutan oleh Rakyat

ARTIKEL saudara Syaharudin A. Douw, SH berjatuk “ Perhutanana Sosial: Menghidupkan Kembali Warisan Kolonial” yang dimuat diharian Mercusuar (edisi 12-13 Oktober 2015) dan media online (beritapalu.com) menunjukkan bahwa wacana publik terkait Perhutanan Sosial (selanjutnya disingkat:PS) kian membumi, tidak hanya dilevel nasional, tapi juga di level lokal Sulteng. Dalam artikelnya, Syaharudin ...

Read More »

Penambang Rusak Cagar Budaya Tau Taa Wana

(Ampana, 8/10/2015), Salah satu cagar budaya milik Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah yang berada di wilayah Komunitas Adat Tau Taa Wana, tepatnya di Desa Lipu Mpoa, yaitu Gua Sarambe kondisinya sungguh memperihatinkan. situs budaya tersebut tidak terurus. Peninggalan-peninggalan leluhur seperti guci dan piring dari tembikar serta patung-patung hancur berantakan, jika dilihat ...

Read More »

Hutan Adat dan Kearifan Lokal Orang Wana Posangke

Kearifan lokal masih terjaga di Komintas Adat Wana Posangke, Morowali Utara Sulawesi Tengah. Tradisi yang terus dijaga secara turun-temurun ini antara lain tata guna lahan adat, pola pembibitan tanaman serta pengobatan tradisional. Komunitas adat Tau Taa Wana Posangke ( Orang Wana Posangke) adalah komunitas yang mendiami lembah dan bukit-bukit disepanjang ...

Read More »

Masyarakat Wana Posangke Serahkan Usulan Hutan Adat ke Menteri LHK

(Jakarta, 5 Oktober 2015), Komunitas adat Wana Posangke yang diwakili oleh Yestin perempuan adat Wana Posangke menyerahkan usulan penetapan hutan adat kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Usulan ini diserahkan oleh Yestin kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili oleh Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Hadi Daryanto saat ...

Read More »

Pengelolaan Terbaik Hutan Adat

Kearifan lokal masyarakat adat dalam menjaga hutannya akan terancam jika status wilayah adat tidak juga dihormati negara. Berladang ialah gantungan hidup bagi Iku, warga komunitas adat Tau Taa Wana Posangke Sulawesi Tengah.Namun, saat panen masih jauh, perempuan berusia 43 tahun itu tidak juga risau. Hutan di wilayah adat itu ialah ...

Read More »

Masyarakat Sipil Sulteng Ajukan Usulan PIAPS

(Palu,16/9/2015), Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang konsern dalam mendorong percepatan dan perluasan perhutanan sosial di Sulawesi Tengah menyerahkan usulan wilayah kelola rakyat untuk dimasukan ke dalam Peta Indikatif  Arahan Perhutanan Sosial (PIAPS), usulan ini diserahkan ke BPDAS Palu Poso selaku UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang membidangi perhutanan sosial, ...

Read More »

Wilayah adat wana posangke siap di tetapkan !

(Morowali, 28/8/2015),Putusan MK No 35/PUU/X/2012 yang memberikan  ruang dan mengembalikan hak masyarakat hukum adat atas tanah adat termasuk hutan adat disambut komunitas masyarakat adat di Indonesia sebagai capaian besar atas perjuangan panjang masyarakat adat untuk di akui keberadaannya. Namun, hal ini  tidak menjadi akhir dari perjuangan masyarakat adat di Indonesia ...

Read More »